Introspeksi Diri

Jangan Salahkan Siapa-Siapa

Dalam hidup ini seringkali kita menyalahkan orang lain. Kadang kita merasa Tuhan tidak adil dalam hidup ini. Perasaan iri terhadap apa yang orang lain dapatkan seringkali membuat mata hati kita tertutup sehingga kita tidak bisa mensyukuri apa yang telah kita dapatkan. Banyak permasalahan hidup yang kita hadapi dan berbagai persoalan yang terkadang membuat kita depresi dan frustasi sejatinya adalah berasal dari kebodohan dan kelalaian kita sendiri.
Tidak jarang kita justru menyalahkan orang lain dalam hidup ini. Bukannya mengintrospeksi diri kita sendiri malah mencari kambing hitam dan membenci orang yang justru seharusnya tidak kita benci. Inilah resiko hidup yang harus kita tanggung dan terima. Sudah menjadi konsekuensi hidup akan diterpa oleh berbagai masalah. Entah masalah dengan diri sendiri, lingkungan maupun keadaan alam sekitar. 
Ketika kita terjerumus dalam suatu permasalahan, tidak jarang orang lain menjadi sasaran. Padahal semua yang terjadi adalah murni dari kesalah diri kita sendiri. Ketika kita dimintai pertanggung jawaban terhadap apa yang kita lakukan, tidak jarang kita menyalahkan orang lain. Kalau bukan karna "Dia" maka saya tidak akan menjadi begini. Ini semua gara-gara si "Dia" nih. Begitulah kira-kira kalimat yang terlontar dari bibir kita.
Keadaan seperti ini jika dibiarkan terus menerus maka kita akan menjadi pribadi yang pengecut dan penakut serta tidak bisa menerima kenyataan yang terjadi. Perlu sebuah rem untuk menghentikan perasaan seperti ini. Perasaan yang selalu menyalahkan keadaan dan orang lain. Perasaan yang harus kita buang dalam benak dan hati kita. Perasaan yang tidak perlu untuk dipelihara. 
Sudah sepatutnya kita fokus kepada keadaan diri kita sendiri. Fokus untuk memperbaiki tabiat dan prilaku kita. Fokus untuk memperbaiki perkataan kita supaya apa yang kita ucapkan tidak menjadi pedang yang menghunus orang lain. Sadar atau tidak, selama ini begitu banyak kesalahan yang telah kita perbuat kepada orang lain. Kita tidak sadar bahwa selama ini kita hanya fokus kepada kesalah orang lain sehingga kesalah kita sendiri menjadi tertutupi dan sulit digali untuk diperbaiki.
Kita harus sadar bahwa sebesar apapun masalah yang kita hadapi, masih lebih besar pertolongan dan solusi yang Tuhan berikan kepada kita. Jangan pernah berputus ada, bermurung durja, meratapi nasib ataupun berkeluh kesah dalam hidup ini. Ingat bahwa Tuhan memberikan kita nikmat dan kebaikan hidup yang tidak terhingga, sedangkan cobaan yang diberikannya kepada kita hanya sedikit. Mana mungkin nikmat yang tidak terhitung jumlahnya bisa dikalahkan dengan cobaan yang sangat sedikit. Jadi, jangan sampai mengeluh dan mengambil tindakan yang bodoh dalam hidup ini. masih banyak hal yang bisa kita lakukan dan dapatkan.
Kemampuan untuk memberikan motivasi bagi diri sendiri dan fokus untuk terus bisa memperbaiki diri ini adalah sebuah karunia yang besar dari-Nya. Jarang kita temukan orang yang sulit terpatahkan dengan situasi dan kondisi. Bahkan kalaupun ia hidup sebatang kara di dunia ini. Dia tidak mengenal apa itu masalah dan tidak peduli dengan kondisi sulit. Ia yang fokus untuk selalu menjadi lebih baik dan lebih baik dari waktu ke waktu. Tidak fokus kepada kejelekan dan cacat yang orang lain punya. Tidak mau membicarakan kejelekan dan kebodohan orang lain karena ia sadar bahwa kejelekan dan aib yang ia punya jauh lebih besar dari aib orang yang ia bicarakan.
Tetap semangat walaupun keadaan tidak bersahabat dan mendukung. Tetap tegar walaupun tidak ada lagi yang mencintai dan mengasihi. Ingat!!! kita masih punya Tuhan yang tidak pernah berhenti memantau keadaan kita, tidak pernah berhanti mengalirkan darah dalam tubuh kita, tidak pernah berhenti mengalirkan oksigen ke paru-paru kita. Fokus pada nikmat bukan fokus pada masalah. Fokus pada apa yang sudah kita raih dan dapatkan. Jangan fokus pada sesuatu yang masih pana dan belum tentu bisa kita dapatkan karena belum tentu kita bisa hidup sampai hari ini dan seterusnya.
Masa depan adalah misteri yang tidak ada seorang mahlukpun yang mengetahui apa yang akan terjadi kedepannya. Dia lah Sang Pemilik Rahasia. Tuhan yang mampu melihat ke masa lampau dan mampu menembus masa depan. Kita butuh pertolongan dan bantuannya. Kita tidak bisa melakukan semua ini dengan keterbatasan kemampuan yang kita miliki. Semoga kita semua menjadi pribadi yang lebih tegar dan senantiasa bangkit ketika masalah menghampiri. Tetap kuat dan jadilah pribadi yang unggul. Pribadi yang mejadi pemenang di Dunia dan di akhirat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Hutan Menuju kesejahteraan

KETIDAKPASTIAN