Si Ngengol

KEMUNAFIKAN
Inilah kisah hidup seorang pemuda yang dijuluki si Ngengol ( orang yang plin-plan ) oleh Ibunya. Kenapa ia dijuluki demikian, karena Si Ngengol ini adalah orang yang tidak mempunyai pendirian dalam hidupnya. Ia selalu berubah-ubah setiap saat. Sangat mudah dipengaruhi oleh orang lain dan tidak mempunyai tujuan dalam hidupnya.
Setiap perkataan yang keluar dari mulutnya adalah dusta. Setiap janji yang ia ucapkan tidak lain hanyalah untuk diingkari, dan setiap amanah yang dititipkan kepadanya selalu dikhianati. Seperti itulah gambaran umum mengenai kisah si ngengol ini. Sebuah kisah yang mungkin tidak perlu untuk dicontoh ataupun diikiti. Sebuah Kisah kemunafikan seorang Mahluk Tuhan yang paling hina yang mungkin lebih hina dari seekor anjing ataupun babi.
Hidup si Ngengol ini penuh dengan permasalah. Hal ini tidak terlepas dari prilaku dan tabiatnya yang buruk. Masalah yang ia hadapi satupun tidak pernah bisa dia selesaikan dengan baik. Dia selalu lari daeri masalah dan tidak pernah berani menghadapi masalah tersebut secara jantan. Seorang pengecut yang bersembunyi ditengah hutan rimba. Ia lari dari tanggung jawab yang selama ini yang diberikan kepadanya.
Hampir rasanya tidak ada kebaikan yang terdapat pada diri si Ngengol ini. Semua sifatnya tidak lain hanyalah keburukan dan keburukan. Penuh dengan kemunafikan dan kepalsuan. Setiap orang yang dikenalnya pasti selalu dikecewakannya. Selain itu juga si Ngengol ini adalah orang yang tidak bisa berkomunikasi dengan baik kepada orang lain.
Si Ngengol lari dari kehidupan setelah ia dililit oleh hutang. Ia telah menenggelamkan teman-teman dan tetangga dekatnya kedalam sebuah bisnis online yang tidak perlu dia ikuti. Teman-teman dan keluarga yang seharusnya tidak perlu merasakan kepahitan hidup olehnya. Kini si Ngengol menjadi orang yang putus asa dan tidak tau jati dirinya yang sebenarnya. Dia selalu menyalahkan dirinya sendiri. Di otaknya hanyalah solusi dan solusi tanpa pernah ia meminta pertolongan kepada Tuhan yang telah menciptakannya.
Kini si Ngengol hidup merana sendirian tanpa adanya teman dan keluarga yang peduli dengan keberadaanya. Walapun dengan kesendirian, tapi ia merasa tidak pernah sendiri. Ia merasa ada sesuatu yang hadir dalam hatinya yang ia sendiri tidak tau apakah yang hadir tersebut. Ia merasa ada sosok yang luar biasa yang selalu membisikan kebenaran di dalam hatinya. Mungkin Tuhan masih mau ia kembali ke jalan yang benar.
Tidak ada malam kecuali malam itu akan terasa panjang baginya. Ia tidak pernah bisa tidur memikirkan masalah yang sedang melilitnya. Masalah dengan jodohnya, masalah dengan orang tuanya, masalah dengan temanya, masalah dengan tetangganya dan yang paling parah adalah masalah dengan dirinya sendiri.
Masalah terbesarnya adalah rokok. Sudah 15 Tahun dia merokok dan keinginannya utuk berhenti selalu terhalangi oleh sifatnya yang tidak konsisten dan selalu berubah-ubah. Tidak hanya dengan rokok, si Ngengol ini juga punya masalah dengan seks. Ia begitu terobsesi dengan seks. Ia adalah penikmat situs porno dan bokep. Sehingga hari-hari ia lalui dengan onani. Sehingga tubuhnya kurus dan kurang gizi.
Dosa yang terus bertumpuk tidak membuatnya jera untuk mengulangi segala tabiat buruknya. Bukannya bertaubat dia malah bermaksiat sejadi-jadinya. Meninggalkan segala perintah Tuhannya dan justru malah melakukan segala larangannya. Si Ngengol merupakan salah satu manusia yang penuh dengan noda hitam. Tidak mudah untuk membuat si Ngengol ini bangkit dan mengembalikan rasa kepercayaan dirinya yang selama ini telah hilang dan sirna.
Hanya keajaiban yang bisa membuatnya kembali kepada jalan yang benar. Jalan yang selama ini dia impi-impikan dalam hidupnya. Jalan yang bisa membuatnya kembali kepada hakikat ciptaanya. Jalan yang akan menuntunnya menuju penciptanya. Jalan yang mempu menerangi dan membimbingnya dalam kehidupan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Hutan Menuju kesejahteraan

KETIDAKPASTIAN